Kasus Begal dan Curanmor Marak Jelang Lebaran

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG-Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di jalan Baru Desa Kondang Jaya kecamatan Karawang Timur Kabupaten karawang, Rabu 20 April 2022.

Satu buah sepeda motor yang terparkir di halaman warung pinggiran jalan baru yang lokasi tersebut dekat dengan Mabes Polres Karawang.

Seperti yang diungkapkan oleh pemilik akun whatsapp yang bernama sharon mengingatkan kepada kawan-kawan grupnya agar waspada jika bepergian.

“Hati-hati ya skrng banyak begal di pakuncen krw dan di jalan baru. hindari jalan-jalan rawan ya. daerah Cilewo, Telagasari juga, ada kode kode tertentu dengan lampu motor dinyalakan, dan diklakson 3x,” tulisnya.

Adapun salah satu seorang warga telagasari menulis dalam status whatsapp nya mengingatkan untuk waspada karena adanya kejadian ibu-ibu yang menjadi korban curanmor.

“Hati-hati tadi mlm di agen telor di depan warkop ada copet motor kasian ibu-ibu,” katanya.

Aksi pencurian sepeda motor di Kabupaten Karawang juga belakangan ini memang sering terjadi. Tercatat dalam satu malam tadi di Kabupaten Karawang sudah dua sepeda motor hilang dicuri maling.

Komplotan maling tersebut sengaja mengincar tempat yang tidak dilengkapi dengan cctv dan pintu gerbang yang tidak terkunci.

Tidak hanya curanmor, komplotan begal juga beraksi di jalan bypass pada tanggal 9 april yang melukai tangan korban dengan senjata tajam yang ramai di media sosial. komplotan begal tersebut tidak akan segan melukai korban jika adanya perlawanan saat mengambil barang berharga korban.

Maraknya aksi pencurian motor itu, membuat masyarakat Karawang resah dan mempertanyakan kinerja Polres Karawang.

Pasalnya, pelaku pencurian motor di jalan baru dalam satu bulan lalu sampai kini juga belum terungkap. Kini pencurian motor di jalan baru kembali terjadi.

Kontributor: Aip Buhori

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini