Karantina Tujuh Hari Usai, Timnas U-19 Menuju Tempat Pemusatan Latihan di Yeongdeok

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Seusai menjalani masa karantina selama tujuh hari, timnas U-19 meninggalkan Hotel Marina Bay, Seoul menuju tempat pertama pemusatan latihan (TC) di Yeongdeok, Korea Selatan.

Penggawa Garuda Nusantara check out dari hotel pukul 07.30 waktu setempat, sarapan pagi pukul 08.00 lalu berangkat ke Yeongdeok pukul 08.30. Perjalanan ditempuh kurang lebih memakan waktu 4 jam dari Hotel Marina Bay.

Salah satu penggawa tim U-19, Marcell Januar merasa beryukur telah melewati masa karantina selama tujuh hari di Seoul.

“Kita telah melewati masa karatina dengan cukup baik, dengan intensitas tinggi juga saat latihan secara virtual. Hari ini kita akan menuju Yeongdeok untuk latihan yang lebih keras lagi, dan kita siap,” ujarnya.

Senada dengan Marcell, salah satu gelandang tim U-19, Alfryanto Nico mengungkapkan akan berjuang sekuat tenaga dalam TC di Korea Selatan.

“Di Yeongdeok nanti, latihan akan lebih keras. Saya akan berjuang sepenuh hati untuk melaksanakan latihan dengan baik, untuk bisa masuk dalam skuad. Apalagi kita akan menjalani 10 laga ujicoba,” katanya.

Rencananya, setelah tiba di Yeongdeok Penggawa Garuda Nusantara akan langsung mengelar latihan sore dan malam hari dengan menu weigth training seseuai arahan dari pelatih Shin Tae-yong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini