Kanada Siap Tampung Blogger Arab Saudi yang Dituduh Menghina Islam

Baca Juga

MATA INDONESIA, RIYADH – Usai menjalani 10 tahun hukuman penjara, blogger Arab Saudi, Raif Badawi akhirnya dibebaskan. Berdasarkan laporan, Badawi didakwa karena ujaran kebencian, yakni menghina ajaran agama Islam.

Pembebasan sang blogger juga dikonfirmasi oleh seorang pejabat keamanan Saudi yang mengatakan bahwa Badawi dibebaskan pada Jumat (11/3).

Sang istri berharap agar Badawi tidak lagi melakukan hal serupa dan menghindari pengaruh agama pada kehidupan publik.

“Raif menelepon saya. Dia bebas,” ucap istrinya Ensaf Haidar, yang tinggal di Kanada bersama anak-anak mereka, kepada AFP, melansir France24.

Badawi yang merupakan pemenang penghargaan Reporters Without Borders untuk kebebasan pers ditangkap dan ditahan di Arab Saudi pada 2012 atas tuduhan menghina Islam. Kemudian akhir 2014, ia dijatuhi divonis hukuman 10 tahun penjara.

Kini, pria berusia 38 tahun itu menjelma menjadi simbol kebebasan berekspresi di seluruh dunia. Namun, tidak ada rincian mengenai kondisi pembebasannya, termasuk kemungkinan larangan perjalanan.

Amnesty International mengatakan dalam sebuah email bahwa mereka akan secara aktif berupaya agar kondisi apa pun dicabut. “Raif Badawi, pembela hak asasi manusia di Arab Saudi, akhirnya dibebaskan!” demikian kicauan Amnesti International di akun Twitter.

“Ribuan dari Anda telah dimobilisasi bersama kami dalam membela Raif Badawi selama 10 tahun. Terima kasih banyak untuk Anda semua atas dukungan tak kenal lelah Anda,” sambungnya.

Setiap hari Jumat selama hampir tujuh tahun, istrinya Haidar mengadakan peringatan publik untuk Badawi di Kanada.

Colette Lelievre, penyelenggara kampanye Amnesty yang berbasis di Montreal, mengatakan pembebasan Badawi sangat melegakan.

“Ensaf (Haidar) kehilangan kata-kata karena begitu tiba-tiba. Dia bekerja sangat keras untuk membebaskan suaminya sehingga emosi menguasainya. Ini adalah langkah maju yang besar baginya,” kata Lelievre.

Provinsi Quebec Kanada telah membuka jalan bagi Raif Badawi untuk datang ke negara yang terletak di Amerika Utara itu. Nama Badawi bahkan masuk dalam daftar prioritas imigran potensial karena alasan kemanusiaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini