Kalangan Anak Muda Papua Dukung Kelanjutan Otsus Jilid II

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Kelanjutan Otsus jilid II turut mendapat dukungan dari kalangan anak muda Papua. Anthon Walli, Tokoh Pemuda Kampung Bambar Doyo Baru Kabupaten Jayapura menilai kebijakan ini harus terus berlanjut di Bumi Cenderawasih.

Ia mengatakan bahwa kalangan muda di Kampung Bambar Doyo Baru sangat mengharapkan perubahan bagi Papua dengan adanya dana Otsus jilid II yang begitu besar.

“Kita sebagai masyarakat menyadari dana Otsus yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sudah banyak membantu masyarakat Papua dan Papua Barat. Khususnya bagi Masyarakat Papua yang berada di kampung-kampung mereka terbantu dalam membangun perumahan, jembatan dan pendidikan,” ujarnya, dikutip Selasa 9 November 2021.

Sebagai generasi penerus di Tanah Papua, Anthon berharap kehadiran Otsus jilid II bisa memberikan banyak perubahan signifikan. “Dana Otsus harus dilengkapi dengan pengawasan yang baik dalam pengelolahan yang lebih baik agar dapat menyentuh semua masyarakat Papua,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pemuda Kabupaten Intan Jaya Muhlis Sondegau. Ia mengaku sangat mendukung upaya pemerintah untuk melanjutkan kebijakan Otsus di Papua. Namun, ia berharap agar tata kelola dana Otsus bisa dievaluasi agar lebih baik ke depan.

“Karena pengaruh Otsus di Intan Jaya masih sangat kurang berdampak, khususnya di bidang pendidikan. Alasannya masih kurangnya Orang Asli Papua asal Intan Jaya yang berhasil dari segi pendidikan. Selain itu masih kurang efektifnya pembelajaran yang diberikan oleh sekolah-sekolah kepada siswa siswi di sini,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aktualisasi Otsus di daerahnya yang belum terasa bukan karena kesalahan pemerintah pusat. “Tetapi kesalahan dari oknum-oknum tertentu (pejabat daerah) yang memanfaatkan jabatannya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa Otsus pada hakekatnya merupakan program mulia yang bertujuan untuk meysulap Papua menjadi daerah yang maju dan bisa bersaing dengan provinsi lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini