Kakang Rudianto Ikut Seleksi Garuda Select Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANDUNG – Bek Persib Bandung, Kakang Rudianto mengikuti seleksi Garuda Select Angkatan Tiga. Sebelumnya Kakang masuk tim Garuda Select Angkatan Dua.

Proses seleksi Garuda Select Angkatan Tiga sudah dimulai sejak Kamis 29 Oktober. Rencananya, seleksi akan berlangsung hingga 4 November di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

Tahun lalu Kakang masuk ke skuat Garuda Select Angkatan Dua yang berlatih di Inggris dan Italia. Kini, Kakang mendapat kesempatan lagi main di bawah asuhan dua legenda Inggris, Des Walker dan Dennis Wise.

“Iya, harus ikut seleksi lagi. Jadi, bukan berarti tahun kemarin sudah ikut, terus tahun ini pasti ikut lagi, enggak begitu. Saya harus bersaing lagi dari awal, jadi ini tantangan dan yang pasti, enggak bisa leha-leha,” kata Kakang, di laman resmi Persib, Jumat 30 Oktober 2020.

Kakang akan menjalani seleksi di hari terakhir. Sambil menunggu kesempatan, Kakang selalu menjaga kebugaran tubuhnya.

“Harus tampil habis-habisan karena bisa berlatih di luar negeri itu kesempatan yang sangat berharga. Saya dapat banyak pelajaran di Garuda Select tahun lalu, jadi kalau bisa seperti itu lagi, saya akan sangat bersyukur,” ujarnya.

Garuda Select merupakan program akselerasi pengembangan bakat-bakat muda terbaik Indonesia hasil kerja sama PSSI dan MOLA TV. Tujuan utama Program Garuda Select adalah untuk mengembangkan kemampuan pemain serta menanamkan profesionalisme pemain agar mereka bisa berkembang lebih jauh dalam lingkungan sepak bola profesional di level Internasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Semangat Partisipasi Desa

Oleh: Adnan Ramdani )*Pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomiyang inklusif dan berkelanjutan. Ketika desa memiliki kapasitas ekonomi yang kuat, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara merata dan ketimpangan antarwilayah dapatditekan. Berangkat dari semangat tersebut, pemerintah menghadirkan Program KoperasiDesa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatanberbasis gotong royong. Program ini tidak hanya bertujuan membentuk kelembagaanekonomi di tingkat desa, tetapi juga membangun partisipasi aktif masyarakat agar menjadipelaku utama pembangunan ekonomi di lingkungannya sendiri. Semangat kebersamaan yang menjadi ruh koperasi diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai-nilai kolektif yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.KDMP hadir dengan pendekatan yang berbeda. Pemerintah tidak sekadar membentukkoperasi sebagai badan usaha, tetapi juga mendorong pengelolaan yang profesional, transparan, dan berbasis potensi lokal. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkanmemperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, distribusi hasil produksi, pengadaankebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, koperasitidak hanya menjadi tempat berhimpun anggota, tetapi berkembang menjadi pusat aktivitasekonomi desa yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa KDMP merupakanbagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa sekaligusmemperpendek rantai distribusi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koperasi akan menjadiinstrumen yang menghubungkan petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga konsumendalam satu ekosistem ekonomi yang lebih efisien. Ia menyampaikan bahwa keberhasilanprogram ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat desa, karena koperasi pada hakikatnya dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat. Dengan semakin luasnya partisipasiwarga, koperasi diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergiantarkementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan agar operasionalKDMP berjalan optimal. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembagaekonomi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkanproduktivitas desa, menjaga stabilitas pasokan pangan, serta membuka peluang usaha barubagi generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah mendorong setiap desa untuk memanfaatkanpotensi unggulannya sehingga koperasi dapat berkembang sesuai karakteristik ekonomi lokal.Menteri Desa dan Pembangunan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini