Kabar Duka, Perintis Surat Kabar Kompas Meninggal Dunia

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Pers Indonesia sedang berduka Minggu 11 Agustus 2019 ini. Pendiri Surat Kabar Kompas Pollycarpus Swantoro yang lebih dikenal dengan P Swantoro dikabarkan meninggal dunia pada usia 87 tahun.

Dia adalah sahabat dekat Jacob Oetama yang sama-sama mendirikan surat kabar tersebut di era 70 – an.

Semasa hidupnya, Swantoro pernah menjadi Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas dan  Wakil Presiden Direktur Kelompok Kompas Gramedia.

Saat ulang tahunnya ke – 80, dilakukan perayaan sederhana di Kompas dengan menyanyikan lagu-lagu pujian.

Namun, Swantoro mengaku tidak suka ulang tahunnya dirayakan karena dia merasa bukan siapa-siapa, bukan juga sebagai pendiri Kompas.

Saat itu, P Swantoro menyatakan minta dido’akan agar bisa mati dengan baik. “Buat apa umur panjang, tetapi matinya tidak baik,” begitu katanya kala itu.

Menurut laporan Kompas, Swantoro meninggal dunia saat sedang tidur.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG: Perang Serius Melawan Stunting

Oleh: Bara Winatha*) Upaya meningkatkan kualitas gizi anak menjadi bagian penting dari pembangunan manusiadi Indonesia, dan pendekatan yang semakin komprehensif kini diperkuat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhangizi anak sekolah, tetapi juga dirancang sebagai strategi nasional untuk mendorong lahirnyagenerasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Melalui penyediaan makanan bergizi secaraterstruktur di lingkungan sekolah, MBG membantu memastikan anak-anak memperolehasupan nutrisi yang mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kemampuanbelajar yang optimal. Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana mengatakan bahwa program MBG...
- Advertisement -

Baca berita yang ini