Jumlah Pasien Covid-19 yang Dirawat Rumah Sakit Indonesia Tembus 20 Ribu Orang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit Indonesia terus bertambah dan Minggu 10 Juli 2022 ini sudah tembus 20 ribu orang.

Angka itu juga menggambarkan tren kenaikan jumlah orang dengan penyakit saluran pernapasan tersebut yang membutuhkan perawatan rumah sakit.

Meski begitu, sebagian besar dipastikan sembuh karena angka kematian akibat covid-19 pada Minggu ini tetap rendah.

Angkanya hanya enam orang untuk seluruh Indonesia.

Tren kenaikan jumlah pasien Covid-19 yang harus mendapat rawatan rumah sakit bertambah perlahan sejak akhir Juni 2022.

Saat itu angka yang dirawat di RSCM masih sekitar 16-17 ribuan kasus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini