Jokowi: Almarhumah Siti Habibah Sukses Siapkan SBY Gantikan Soekarno

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Presiden Jokowi sudah bertakziah ke almarhumah Ibu Hajjah Siti Habibah, ibu dari Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Jokowi, sejak muda SBY ternyata diajarkan menyintai presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno dan sukses menggantikan kepemimpinannya.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat mengucapkan rasa berbela sungkawa melalui akun instagramnya.

Di situ Jokowi menyebut almarhumah Siti Habibah adalah pengagum berat Bung Karno yang sukses menyiapkan anaknya menjadi seorang pemimpin.

“Seingat saya, Almarhumah juga adalah seorang pengagum Bung Karno. Beberapa kali beliau mengajak sang putra, semasa masih menjadi seorang Taruna, berziarah ke makam Bung Karno,” begitu pernyataan Jokowi, Sabtu 31 Agustus 2019.

Dalam buku “SBY Selalu Ada Pilihan” hal tersebut diungkapkan sendiri oleh mantan presiden tersebut.

Sebelum tahun 2007, Siti Habibah ternyata bermukim di Blitar selama 40 tahun. SBY mengungkapkan ibunya sangat mengidolai Bung Karno sehingga setiap dia berkunjung ke Blitar selalu diajak berziarah ke makam sang Proklamator itu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini