Jawa Barat Masuk Gelombang Ketiga Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANDUNG – Jawa Barat sudah masuk gelombang ketiga Covid-19. Hal ini karena lonjakan kasus virus Covid-19 varian Omicron sejak awal Januari 2021.

”Jawa Barat sudah memasuki gelombang ketiga Covid-19. Khusus Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya, karena kecepatan tinggi dalam sebulan terakhir ini. Dari 500 ke 50 ribu. Yang paling utama untuk daerah di luar aglomerasi agar prokes ketat,” kata Gubernur Jawa Ridwan Kamil, Senin 7 Februari 2022.

Dia mengatakan walaupun memasuki gelombang ketiga Covid-19, kondisinya tidak separah saat terjadi gelombang kedua atau kasus Covid-19 varian Delta.

”Di awal Februari 2021 dan awal Februari 2022, kasusnya sama tingginya seperti Depok dan Bekasi per hari sudah sama kayak Delta. Namun, tingkat keterisian rumah sakit pada tahun lalu, saat Delta tinggi, Dengan keterisian saat Omicron tinggi di dua daerah itu jauh,” kata dia.

“Omicron itu daya tularnya cepat, tetapi daya fatalitas rendah. Oleh karena itu, fokus saja di rumah Insya Allah sembuh,” kata Ridwan Kamil.

Dia mengatakan kebanyakan yang mendapat perawatan di rumah sakit adalah yang belum pernah mendapat vaksinasi Covid-19.

”Kasus tinggi, ya bikin khawatir, tetapi yang mengalami perawatan rendah. Itu juga berita baiknya. Mayoritas yang kena fatalitas yang belum mendapat vaksin dua kali,” ujarnya.

Wilayah Bandung Raya juga menerapkan PPKM level 3, selain aglomerasi Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Pembangunan di Papua Sebagai Amanat Undang-Undang

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan upaya pembangunan di Papua sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui...
- Advertisement -

Baca berita yang ini