MATA INDONESIA, JAKARTA – Marc Marquez memang sempat mengungkapkan kekecewaannya kepada media karena tidak bisa menyelesaikan MotoGP seri Mugello, namun hal terberat baginya pada Minggu 30 Mei 2021 itu adalah rasa kehilangan atas kecelakaan yang merenggut nyawa pebalap Moto3, Jason Dupasqier.
Sebelumnya seperti dikutip Speedweek, Marquez mengungkapkan peristiwa itu disebutnya sangat memalukan.
Dia terjatuh di lap pertama saat memasuki tikungan kedua Sirkuit Mugello, Toskana saat sepeda motor Marquez bersenggolan dengan sepeda motor Tim KTM Red Bull, Brad Binder.
Baby Alien pun terjatuh dari sepeda motornya dan terseret ke area gravel. Celakanya pebalap Spanyol itu tidak bisa mengangkat Honda RC213V -nya untuk melanjutkan balapan.
“Balapan kami berakhir lebih cepat dari yang kami kira karena kecelakaan itu, tetapi hal yang paling berat hari ini adalah kehilangan teman, pemuda yang sangat menjanjikan. Beristirahatlah dengan tengan Jason,” ujar Marquez melalui akun twitternya yang dikutip Senin 31 Mei 2021.
Dengan kecelakaan itu, Marquez semakin tidak mungkin berada di puncak klasemen bahkan masuk lima besar pun perlu usaha keras dan keberuntungan.
Namun, bagi kakak dari Alex Marquez itu, kehilangan teman membalap di kelas manapun adalah pukulan yang amat sangat berat.
Our race ended earlier than expected due to the crash, but the hardest thing today was losing a teammate, a promising youngster. Rest in peace Jason ??#JA50N #ItalianGP pic.twitter.com/SVwoKiPmOL
— Marc Márquez (@marcmarquez93) May 30, 2021
