Jangan Ketinggalan, Gaes! Ini Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2020. Berikut ini adalah jadwal pertandingan lengkap penyisihan Grup B.

Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos. PSSI menargetkan anak asuh Shin Tae-yong juara Piala AFF 2020 yang digelar di Singapura.

Skuat Garuda sudah bertolak ke Singapura Rabu 1 Desember 2021 dari Turki setelah menjalani pemusatan latihan dan beberapa laga uji coba. Evan Dimas dkk,. siap berlaga di turnamen negara se-Asia Tenggara itu.

Piala AFF 2020 dimulai pada 5 Desember dan berakhir 1 Juni 2022. Penyisihan grup sudah dimulai pada 5 Desember, tapi Indonesia baru akan bertanding pada 9 Desember menghadapi Kamboja.

Tiga hari berselang, Indonesia akan menghadapi Laos. Pada 15 Desember, ujian sesungguhnya tiba saat menghadapi tim kuat Vietnam, yang merupakan juara bertahan. Terakhir, pada 19 Desember, Indonesia menghadapi musuh bebuyutan, Malaysia.

Jawal timnas Indonesia di penyisihan Grup B Piala AFF 2020:

9 Desember 2021: Indonesia vs Kamboja
12 Desember 2021: Laos vs Indonesia
15 Desember 2021: Indonesia vs Vietnam
19 Desember 2021: Malaysia vs Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini