Inter Milan Pantang Remehkan Shakhtar Donetsk

Baca Juga

MATA INDONESIA, DUSSELDORF – Secara kuliatas, Inter Milan lebih unggul dibandingkan Shakhtar Donetsk. Tapi, Nerazzurri tak ingin terlena dan memandang Shakhtar sebelah mata.

Inter akan menghadapi Shakhtar di Arena Dusseldorf, Selasa 18 Agustus 2020 dini hari WIB. Pemenang laga ini sudah ditunggu Sevilla yang menyingkirkan Manchester United.

Lautaro Martinez dkk. lebih difavoritkan menang lawan Shakhtar. Tapi, kejutan bisa saja terjadi seperti yang tercipta di Liga Champions dimana banyak tim unggulan berguguran.

“Shakhtar adalah tim penuh talenta. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka berganti pelatih atau pemain, tapi mereka selalu bangkit dan bertahan di level tinggi,” ujar pelatih Inter Milan, Antonio Conte, dikutip dari Football Italia, Senin 17 Agustus 2020.

“Saya angkat topi untuk mereka dan para direktur karena secara rutin bisa menemukan banyak pemain berbakat. Kami sangat menghormati Shakhtar. Mereka adalah tim terkuat yang belum kami hadapi di Liga Europa,” katanya.

“Jadi, kami akan menghadapi mereka dengan rasa hormat. Tapi kami juga akan menunjukkan kepada mereka bahwa kami lolos ke semifinal untuk sebuah alasan dan akan berjuang mati-matian agar bisa melangkah ke final,” tutur Conte.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini