Inter Akhirnya Menang, Masih Ada yang Ganjal Hati Conte

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Setelah dua laga gagal meraih poin penuh, Inter Milan akhirnya bisa mencatatkan kemenangan lawan Torino. Meski demikian, Antonio Conte tak sepenuhnya puas.

Berlaga di Giuseppe Meazza, Selasa 14 Juli 2020 dini hari WIB, Inter mengalahkan Torino dengan skor 3-1. Tiga gol Nerazzurri dicetak Ashley Young, Diego Godin, dan Lautaro Martinez. Gol tunggal Torino dicetak Andrea Belotti.

Inter sempat dikejutkan dengan gol Belotti di babak pertama. La Beneamata baru bisa bangkit di babak kedua. Young mencetak gol di menit ke-49, kemudian diikuti Godin (51′), dan Martinez (61′).

Conte menyoroti gol Torino yang dicetak Belotti. Diawali sepak pojok, kiper Inter, Samir Handanovic menangkap bola. Tapi, bola terlepas dari tangan dan memudahkan Belotti mencetak gol ke gawang kosong.

“Jujur saya berpikir kami memulai pertandingan dengan baik. Kemudian, ada situasi sepak pojok. Itu adalah periode dimana ada kecelakaan dan kami kebobolan. Saya heran dengan kesalahan Samir karena dia jarang sekali bikin kesalahan,” ujar Conte, dikutip dari Football Italia, Selasa 14 Juli 2020.

“Secara keseluruhan kami mendominasi pertandingan. Gol tersebut bisa saja membuat kami gugup dan menciptakan masalah, tapi respons kami bagus dengan mencetak tiga gol,” katanya.

“Saat ini permainan kami lebih sulit ditebak dibandingkan sebelumnya karena banyak pemain maju ke depan saat menyerang. Kami sering dihukum karena melakukan kesalahan, tapi kami berada di jalur yang tepat dengan memainkan sepak bola menyerang,” tegas Conte.

Kemenangan atas Torino membawa Inter naik ke peringkat dua dengan 68 poin. Di dua laga sebelumnya, mereka kalah 1-2 dari Bologna dan imbang 2-2 melawan Hellas Verona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini