Innalillahi, Putra Gubernur Kaltara Meninggal Dunia di Jakarta Karena Kecelakaan Tunggal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Putra Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), AKP Novandi Arya Kharizma, meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal di Jakarta, Selasa 8 Januari 2022.

Hingga tulisan ini dibuat tidak diketahui penyebab kecelakaan lelaki yang bertugas sebagai Kasat Polairud Berau Kalimantan Timur tersebut.

Berita meninggalnya Novandi menjadi viral di media sosial karena dia anak Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang.

Zainal pada Senin 7 Januari 2022 masih berada di Kendari mengikuti perhelatan Hari Pers Nasional.

Namun, Gubernur Kaltara tersebut kini sudah berada di Jakarta untuk mengurus jenazah anaknya.

Anggota DPRD Provinsi Kaltara Norhayati Andris yang juga sedang berada di Jakarta menemui Zainal mengaku belum mengetahui persis penyebab kecelakaan.

“Untuk sementara kami baru tahu kalau almarhum kecelakaan tunggal. Untuk itu masih dikembangkan. Kami turut berduka cita atas musibah ini kepada keluarga Gubernur,” ujar Noorhayati, Selasa 8 Januari 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini