Innalillahi, Mantan Menaker Fahmi Idris Meninggal Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Innalilahi wa Innaillaihi Rojiun, mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris meninggal dunia pukul 10.00 WIB di ICU RS Medistra Jakarta.

Putri almarhum Fahmi Idris, Fahira Idris, menyampaikan hal itu melalui akun Instagramnya, Minggu 22 Mei 2022. Jenazah Fahmi Idris akan disemayamkan di Rumah Duka di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

”Mohon maafkan Ayah Fahmi Idris jika selama hidup memiliki salah dan khilaf,” kata Fahira Idris.

Almarhum adalah politikus dan pebisnis handal. Ia sudah akrab dengan dunia politik sejak masih berstatus mahasiswa. Mengambil studi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Fahmi aktif di lembaga ekstra-kampus yang pengaruhnya cukup besar pada masa Orde Baru: Himpunan Mahasiswa Islam.

Di lembaga intra-kampus, Fahmi berhasil menduduki jabatan penting, yakni Ketua Senat Fakultas Ekonomi UI pada 1965-1966. Tepat pada masa-masa genting republik, saat kekuasaan Soekarno beralih ke Soeharto.

Soal bisnis, agaknya Fahmi mewarisi bakat dan gemblengan dari ayahnya: Haji Idris Marah Bagindo, seorang pedagang asal Minang. Haji Idris mendidik anak-anaknya sejak kecil agar taat beragama, juga disiplin yang cukup ketat.

Maka, selepas sarjana, Fahmi Idris mulai mendirikan usaha bersama teman-temannya sesama eksponen ’66, mendirikan PT Kwarta Daya Pratama. Kemudian, Fahmi menjadi pimpinan Kongsi Delapan Grup pada tahun 1979. Grup ini merupakan kumpulan perusahaan konglomerasi yang didirikan bersama Aburizal Bakrie, Soegeng Sarjadi, dan Pontjo Sutowo. Perusahaan bentukannya bergerak di bidang-bidang agrobisnis, perdagangan, perbankan, perminyakan, hingga perhotelan.

Fahmi bergabung dengan Golkar sejak 1984. Pada periode pengurusan 1998-2004, Fahmi Idris mendapat posisi penting di partai ini, menduduki posisi Ketua DPP Golkar di Jakarta.

Bergabung dengan partai memang menjadi langkah yang dilakukan pengusaha agar bisa masuk ke birokrasi pemerintahan. Saat menjadi Ketua DPP Golkar, pemerintah mempercayakan jabatan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Fahmi, dan kemudian setelah reshuffle jabatannya rangkap dengan posisi Menteri Perindustrian.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hasil Sidang Sengketa Pilpres Ditolak MK, Bukti jadi Alasannya tapi Hakim Tak Terapkan Etika Hukum

Mata Indonesia, Yogyakarta - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada sidang putusan sengketa hasil Pemilihan Umum (PHPU) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024, Senin (22/4/2024), menolak permohonan dari paslon nomor urut 01 dan 03. MK menyatakan bahwa permohonan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD tak memiliki dasar hukum yang cukup.
- Advertisement -

Baca berita yang ini