Ini Penampakan dan Spesifikasi R-Han 122B, Roket Balistik Buatan Pindad

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Roket balistik R-Han 122B merupakan buah tangan PT Pindad yang tengah dipersiapkan untuk produksi massal.

Roket ini sedianya dibuat untuk memasok kebutuhan Artileri Medan Korps Marinir, khususnya sebagai senjata utama pada alutsista Multiple Launch Rocket System (MLRS) RM70 Grad, RM70 Vampire dan Norinco Type 90B.

Melansir indomiliter, usai melakukan beberapa kali uji coba sejak 2014, roket ini pun siap diproduksi dalam jumlah besar. Bahkan R-Han 122 mm yang dikembangkan telah disempurnakan menjadi R-Han 122B, dan sudah berhasil diuji tembak dari RM70 Grad Marinir beberapa waktu lalu.

Ini Penampakan dan Spesifikasi R-Han 122B, Roket Balistik Buatan Pindad
Uji Penembakan Roket R-HAN 122B Tahap 2 di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat pada 10 Desember 2018 (dok: Kemhan RI)

Meskipun demikian, proses pembuatan roket yang memiliki radius tembak 30 km ini, Pindad akan menggandeng Konsorsium Roket Nasional dan Balitbang Kemhan.

Konsorsium Roket Nasional terdiri dari LAPAN, PT Pindad, PT Dahana dan PT Dirgantara Indonesia. Semuanya berada di bawah koordinasi oleh Ristek Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Uji Penembakan Roket R-HAN 122B Tahap 2 di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat pada 10 Desember 2018
Uji Penembakan Roket R-HAN 122B Tahap 2 di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat pada 10 Desember 2018 (dok: Kemhan RI)

R-Han 122B merupakan pengembangan dari roket RX1210. Sementara R-Han 122B (RX1220) performanya mengacu pada roket Grad buatan Ceko yang digunakan Korps Marinir. Fokus pengembangan roket artileri ini adalah untuk memaksimalkan motor roket hingga dapat menjangkau sasaran sejauh 20 – 30 km.

R-Han 122B punya bobot 64 kg, dimana 18 kg di dalamnya berupa hulu ledak. Dibekali bahan bakar solid propelan, R-Han 122B dapat melesat sampai kecepatan Mach 2.95, dengan sudut peluncuran 50 derajat. R-Han 122B punya panjang 2.820 mm dan lebar diameter 122 mm.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini