Ini Jabatan di BUMN yang Pantas untuk Ahok

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Ahok alias BTP dipanggil Erick Tohir ke Kementerian BUMN, kabarnya untuk mengurus salah satu BUMN. Setelah itu banyak spekulasi yang muncul kira-kira, lelaki Belitung Timur itu bakal didudukkan di mana?

Sejak jauh hari banyak kalangan, baik pejabat maupun masyarakat biasa, yang suka mereka-reka jabatan apa yang pantas untuk Ahok, terutama di BUMN.

Minews.id mencoba merangkum harapan untuk Ahok yang pernah terlontar ke publik seperti berikut;

1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.
Sebagai seorang profesional, Ahok bisa mengisi posisi apa saja di BUMN. Ketua umum Partai Golkar itu menilai di mana pun ditempatkan tidak ada masalah buat Ahok.

2. Djarot Saiful Hidayat pernah mengatakan Ahok cocok menjadi Dirjen Bea Cukai di Kementerian Keuangan karena oknum-oknum nakal di Bea Cukai pasti dihabisinya.

3. Wakil Ketua Komisi VI, Martin Manurung menyarakan Ahok mengisi posisi di Garuda Indonsia karena bisa membuat maskapai tersebut menjadi lebih baik lagi.

4. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu melalui akun twitter-nya @msaid_didu tidak mempermasalahkan penunjukkan Ahok di BUMN selama pada posisi yang tepat dengan karakternya.

5. Ada pun netizen pemilik akun @ay.setyaningrum menduga ditempatkan di bank BUMN. “Ahok jangan-jangan jadi Dirut Mandiri.”

6. Sementara pemilik akun @ilham_riza mengatakan Ahok cocok untuk mengisi Dirut BPJS Kesehatan.(Yuri Giantini)

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini