Ini Identitas Pelaku Penusukan Pendakwah Kondang Syekh Ali Jaber

Baca Juga

MATA INDONESIA, LAMPUNG – Pelaku penusukan Pendakwah kondang Syekh Ali Jaber telah ditangkap oleh pihak kepolisian Polda Lampung.

“Pelaku penusukan berinisial AA berusia 24 tahun,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arstad, Minggu 13 September 2020.

Pandra mengatakan, pelaku tinggal tak jauh dari lokasi acara. Lokasi acara tersebut bertempat di Masjid Falahudin, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Usai kejadian, pelaku langsung diamankan oleh petugas dan jemaah. Polisi pun saat ini tengah mendalami kejadian penusukan ini.

“Saat ini sedang didalami untuk dilakukan pemeriksaan mendalam di Polsek Tanjung Karang Barat dan Satreskrim Polresta Bandar Lampung,” kata Pandra.

Seperti diketahui sebelumnya, Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal, setelah mengisi acara tahfidz quran di Lampung. Ia ditusuk saat hendak foto bersama para jamaah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini