Deretan Saham yang Paling Diincar Asing Hari Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejumlah saham yang ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi incaran investor asing pada perdagangan Rabu, 1 Juli 2020.

Mengutip data RTI Bussines, berikut daftar saham yang paling banyak dibeli asing sepanjang hari ini.

1. PT Bank Sentral Asia Tbk (BBCA) dibeli investor sebesar Rp 138,18 miliar. Sahamnya pun naik 1,84 persen ke level Rp 29.000 per saham.

2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dibeli investor sebesar Rp 22,28 miliar. Sahamnya pun naik 0,38 persen ke level Rp 6.550 per saham.

3. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dibeli investor sebesar Rp 19,30 miliar.

4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) PT Bank Sentral Asia Tbk (BBCA) dibeli investor sebesar Rp 18,77 miliar. Sahamnya pun naik 0,64 persen ke level Rp 785 per saham.

5. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dibeli investor sebesar Rp 6,74 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ditutup menguat 0,18 persen ke level 4.914,39. Yang menjadi penopang IHSG adalah menguatnya saham sektor pertambangan sebesar 1,08 persen dan keuangan 1,03 persen.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta juga mengatakan, penguatan IHSG dipengaruhi oleh rilis sejumlah purchasing managers’ index (PMI) dari negara-negara maju yang menunjukkan tren positif.

“Ini memberikan sentimen yang bagus bagi IHSG sehingga bisa ditutup di zona positif,” ujarnya kepada Mata Milenial Indonesia, Rabu sore.

Sebagai Informasi, rilis data PMI Cina bulan Juni naik menjadi 50,9 dari bulan sebelumnya 50,6. PMI menggunakan angka 50 sebagai ambang batas, di bawahnya berarti kontraksi dan di atasnya berarti ekspansi.

Nafan juga menilai, laju IHSG sepanjang hari ini juga ditopang oleh penguatan harga komoditas.

Asal tahu saja, harga aluminium terkerek 0,56 persen ke level 1.626,25 dolar AS per metric ton (MT). Begitupun dengan harga minyak brent juga menembus 42,52 dolar AS per barel.

Selain itu, harga minyak sawit juga melonjak 1,47 persen ke level 655,70 dolar AS. Lalu harga emas naik 0,26 persen ke level 1.805,25 per ons.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini