Ini Cerita Lucu Kaesang Taklukan TNI AU yang Takut Jadi Menteri Sunat

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep memang jagoan ngebanyol di dunia maya, sampai-sampai admin twitter resmi TNI AU takluk dibuatnya.

Peristiwanya diawali dengan pembahasan lambang segitiga iluminati. Saat itu, akun twitter resmi TNI AU mengungkapkan unsur segitiga juga ada di pesawat tempur kita.

Dengan nada menggoda, admin @_TNIAU ‘mencolek’ akun @kaesangp saat membuat cuitan, “Di hari Minggu nan cerah merona ini, #Airmin berharap semoga Mas @kaesangp atau @MarnoMbois tidak menyadari jika ada segitiga merah di kokpit pesawat tempur #TNIAU ini. 👤 #jauhdilangitdekatdihati.”

Dengan cool namun bercanda, Kaesang membalasnya dengan status, “Mohon ditindaklanjuti min 🙏🏼🙏🏼.”

Jawaban itu justru membuat admin @_TNIAU membalas karena khawatir putra bungsu Presiden Jokowi itu mengadu ke ayahnya. Dengan bahasa melucu admin twitter itu membuat cuitan;

“Mas @kaesangp, ojo lapor-lapor Bapak lho yoo! #Airmin wedi nek dikirim ninu-ninu tur dikon dadi menteri sunat. 🙏👤 #TNIAU #jauhdilangitdekatdihati #airmin.”

Berita Terbaru

Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa

Oleh : Antonius UtomoDi era peradaban modern saat ini, ketersediaan energi listrik telah melampaui fungsinya sebagaisekadar sumber penerangan semata. Khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal(3T), listrik merupakan infrastruktur dasar sekaligus prasyarat utama bagi terwujudnya keadilansosial, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan akselerasitransformasi digital. Oleh karena itu, perluasan akses kelistrikan hingga ke pelosok desa bukansekadar program pembangunan biasa, melainkan agenda strategis nasional yang mendesakdiselesaikan demi memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam aruskemajuan zaman.Capaian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) patutdiapresiasi secara memadai. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi di Indonesia berhasilmenyentuh angka 99,83 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Meski secara statistik makropencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan, sisa persentase sebesar0,17 persen sama sekali tidak boleh diabaikan. Angka tersebut pada hakikatnyamerepresentasikan masyarakat di wilayah geografis yang penuh tantangan, mulai pegununganterpencil hingga pulau terluar, yang masih menantikan kelistrikan. Hal ini menuntut kehadirannegara secara utuh untuk memastikan pemerataan pembangunan, menembus batas isolasi yang menghambat perbaikan tingkat kesejahteraan mereka.Langkah proaktif untuk menjangkau wilayah-wilayah tersulit tersebut terefleksikan dengansangat jelas dalam penyelenggaraan Alignment Forum Program Listrik Desa pada bulan Juli...
- Advertisement -

Baca berita yang ini