Ini Arahan Shin Tae-yong yang Bikin Indonesia Bantai Nepal 7-0 di Kualifikasi Piala Asia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah 15 tahun Indonesia akhirnya lolos ke Piala Asia 2023, padahal sebelum penentuan itu anak-anak asuhan pelatih Shin Tae-yong menelan kekalahan dari Yodania 1-0.

Motivasi apa yang dijejalkan Shin Tae-yong sehingga membuat Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan bangkit dari kekalahan bahkan membantai Nepal 7-0?

Ternyata kata-kata motivasi dari pelatih Korea Selatan berusia 52 tahun tersebut sederhana saja.

“Sama pelatih kita harus main enjoy, nikmati pertandingan, dan harus kerja keras di situ dan mencetak gol yang banyak,” ujar pemain sayap Timnas Indonesia, Pratama Arhan beberapa jam sebelum membantai Nepal.

Dalam video yang diunggah PSSI TV itu, Arhan juga mengungkapkan pelatih meminta mereka memperbaiki penyelesaian akhir.

Alasannya pada dua pertandingan sebelumnya Indonesia hanya mencetak tiga gol.

Hasilnya Indonesia menjadi tim paling produktif pada Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini