Ini 10 Tekad Jokowi di Konvensi Kerakyatan

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Pidato calon presiden nomor urut 01 Jokowi di Konvensi Kerakyatan, Minggu 24 Februari 2019 disebut-sebut mengungkapkan hal yang berbeda dari biasanya.

Pidato itu ternyata berisi sejumlah tekad Jokowi untuk rakyat Indonesia. Apa saja tekad tersebut, minews.id menyusunnya sebagai berikut.

1.Tekad Tidak Menyulitkan Rakyat.
Alasannya karena sejak kecil Jokowi hidup susah dan miskin. Dia tidak ingin rakyat Indonesia mengalami kesulitan seperti yang pernah dia alami.

2.Memajukan Usaha Kecil
Hal itu berdasarkan pengalamannya merintis usaha yang harus menemui banyak kesulitan. Mulai dari mengurus izin, mencari modal sampai sulitnya menembus pasar, apalagi pasar global.

3.Optimis Indonesia Maju
Indonesia maju adalah Indonesia yang tidak ada satupun rakyatnya tertinggal untuk bisa meraih cita-cita. Maka pemerintah terus membangun pendidikan yang mencerdaskan, memberikan ketrampilan, dan memperkokoh keimanan.

Indonesia maju adalah Indonesia yang demokratis. Setiap orang mendapat kepastian dilindungi secara hukum. Maka dibangun sistem hukum yang bersih dan terpercaya untuk berantas korupsi, lindungi hak asasi manusia.

Indonesia maju adalah Indonesia yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan produktivitas. Maka Jokowi ingin pemerntah mampu mengolah sumber daya dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Indonesia maju adalah Indonesia yang mampu menjaga dan mengamankan kedaulatan untuk memperkokoh persatuan dan memperkuat diplomasi luar negeri.

4.Tingkatkan Program Keluarga Harapan (PKH)
Tidak puas dengan PKH yang sudah meningkatkan kemampuan 10 juta keluarga miskin.

Tetapi Jokowi ingin lebih banyak lagi, maka PKH dan Rastra [beras sejahtera] akan diperkuat dengan kartu sembako murah.

Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang sekarang sampai SMA/SMK akan dijadikan KIP kuliah.

Meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui program Mekaar dan Ultra Mikro (UMi). Program Mekaar akan ditingkatkan dari empat juta menjadi 10 juta penerima.

5.Tantang Penerima Konsesi Skala Besar Kembalikan Lahan
Sejak 2014 program pengelolaan lahan seperti sertifikasi dan perhutanan sosial telah membuat rakyat semakin kuat.

Sepanjang 2017, pemerintah membagikan 5 juta sertifikat. Tahun berikutnya 7 juta. Tahun ini, menurut Jokowi, ditargetkan pembagian 9 juta sertifikat dan tahun depan 11 juta.

Program perhutanan sosial telah membagikan konsesi untuk rakyat di sekitar hutan berjumlah 2,6 juta hektare.

Dia mengharapkan keinginan penerima konsesi besar yang mau mengembalikan lahan kepada negara segera diwujudkan untuk lebih meratakan kesejahteraan rakyat Indonesia.

6. Teknologi Pertanian
Sektor pertanian menjadi penting dan strategis, maka sepanjangan memerintah telah membantu petani dalam membangun bendungan, waduk dan irigasi. Selain itu juga memberikan peralatan mesin pertanian.

Untuk meningkatkan produktivitas petani masa datang harus menggunakan teknologi. Selain itu menghubungkan petani dengan pasar sampai masuk ke industri hilir seperti penggilingan, pengemasan dan pemasaran serta produk ikutannya.

7.Bank Mikro Nelayan
Untuk memanfaatkan laut demi generasi mendatang Jokowi menyiapkan bank mikro nelayan. Tujuannya nelayan mudah dapat modal. Saat ini bank itu sudah menyalurkan Rp 132 miliar yang bunga hanya 3 persen.

Tahun 2019 dananya ditingkatkan hingga Rp 975 M. Di sisi lain, dia juga akan meningkatkan penggunaan teknologi untuk menjaga kelestarian laut melalui program pangan laut berkelanjutan.

8.Program Industri Hijau
Menyongsong industri 4.0, Indonesia mampu meningkatkan rasio kelistrikan hingga 98 persen lebih dan tahun ini ditargetkan menjadi 99,99 persen.

Di masa datang Jokowi menyiapkan Program Industri Hijau dengan mengeksplorasi energi terbarukan dari air, panas bumi, angin, dan matahari. Semuanya melimpah di Indonesia.

Sekarang sudah dibangun pembangkit listrik tenaga angin di Sulsel yang bisa dinikmati lebih dari 150 ribu keluarga.

Selain itu akan meningkatkan ekspor biodisel karena produksinya sudah melampaui target dari 6 juta kiloliter menjadi 6,2 juta kiloliter.

9. Infrastruktur Teknologi
Dunia sudah tanpa batas sehingga informasi mengalir amat deras. Karena itu, Jokowi ingin memastikan seluruh rakyat mendapat akses internet setara dan cepat.

Kini Indonesia juga memiliki satelit Nusantara I. Infrastruktur teknologi itu untuk memberi lebih banyak peluang kerja bagi warga Indonesia.

10.Program Vokasi
Untuk memberi peluang kerja Jokowi telah meluncurkan berbagai program vokasi, dengan mendirikan balai latihan kerja (BLK) komunitas di pesantren-pesantren. Pada 2017, hanya ada 50 BLK komunitas. Di 2019 ini, dia menargetkan ada 1000 BLK komunitas, dan 2020 targetnya 3000 BLK komunitas.

11.Besarkan Unicorn Indonesia
Indonesia memiliki unicorn terbanyak di Asia tenggara yang telah memberikan manfaat bagi jutaan usaha kecil masuk ke pasar nasional, regional dan global.

Pemerintah telah memberi para talenta digital 1000 beasiswa tahun 2018. Pada 2020 diharapkan bisa menjadi 20 ribu orang.

Tujuannya mencetak banyak startup dengan berjejangring dan diskusi ide. Dia juga optimis milenial RI mampu menembus pasar global.

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Pembangunan di Papua Sebagai Amanat Undang-Undang

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan upaya pembangunan di Papua sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui...
- Advertisement -

Baca berita yang ini