IHSG Diprediksi Melemah Jumat, Sejumlah Saham Ini Patut Dicermati

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan bakal kembali melemah di bakal lanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat 2 Agustus 2019.

Analis dari OSO Sekuritas, Sukarno Alatas mengatakan bahwa pelemahan IHSG akan dibayangi oleh sentimen eksternal maupun internal.

Dari eksternal,datang dari rilis data indeks manufaktur Amerika Serikat (AS). Adapun pembacaan awal atas data indeks manufaktur AS periode Juli 2019 diumumkan di level 50 oleh Markit. Angka ini di bawah konsensus analis sebesar 50,9.

Nilai sebesar 50 menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di AS tak membukukan ekspansi pada bulan Juli, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Kalau dari sentimen dalam negeri datang dari indeks manufakturing Indonesia yang turun ke level 49,6, di bawah level 50. Ini yang menjadi kekhawatiran pasar,” ujarnya kepada Mata Indonesia News, Kamis 1 Agustus 2019 sore.

Sukarno memprediksi IHSG akan melemah di kisaran support dan resistance di level 6.324 hingga 6.404.

Ia juga menyertakan sejumlah saham yang boleh dicermati investor untuk trading esok hari di antaranya, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (Krisantus de Rosari Binsasi)

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini