Hiu Paus di Pantai Eretan Kulon Hebohkan Warga Indramayu

Baca Juga

MATA INDONESIA, INDRAMAYU – Warga di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan hiu paus di perairan sekitar pantai setempat, Jumat 15 April 2022.

Ikan berukuran besar yang memiliki nama latin Rhincodon typus tersebut ditemukan sudah dalam kondisi mati.

Ikan itu dibawa salah seorang nelayan dari tengah laut.

Menurut keterangan warga, Sugianto (31), hiu itu awalnya tersangkut jaring nelayan saat sedang mencari ikan.

“Jadi awalnya itu kena jaring nelayan arad atau nelayan kecil, pukul 11.00 siang, terus dibawa ke darat dan sampai pada pukul 13.00 WIB,” ujar dia.

Sugianto menceritakan, setelah sampai di darat, warga langsung berkerumun.

Mereka berebut menyaksikan hewan sepanjang 3 meter dengan bobot sekitar setengah ton tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif, melalui Kapolsek Kandanghaur, AKP Gangsar, membenarkan kejadian tersebut.

Setelah dibawa ke darat, kata AKP Gangsar, warga langsung mengubur bangkai hiu paus itu.

Hal tersebut dilakukan karena sudah mengeluarkan bau menyengat.

Reporter: Rizal Kris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini