Helikopter Fly Bali Jatuh di Lombok, Begini Kondisi Penumpang Bulenya

Baca Juga

MINEWS, LOMBOK – Helikopter milik Fly Bali jatuh di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu 14 Juli 2019. Heli type B2064L4 itu jatuh di luar pagar Bandara Internasional Lombok, tepatnya di area pendekatan (final) runway 31, pada pukul 14.03 Wita.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud), Polana B Pramesti, helikopter tersebut memiliki rute penerbangan Labuan Bajo-Lombok. Helikopter yang dipiloti Capt Kustiyadi ini terakhir kali melakukan kontak tower saat mengarah ke runway 31.

“Pada pukul 14.02 Wita dan diberikan izin mendarat oleh ATC yang bertugas. Sesaat kemudian pada pukul 14.03 Wita, pesawat tersebut jatuh,” kata Polana.

Helikopter jenis Bell tersebut diduga jatuh karena mesin mati saat berada di ketinggian 500 meter. Hingga kini, Ditjen Hubud masih berkoordinasi dalam rangka evakuasi helikopter itu. Diketahui, heli dengan nomor register PK-CDV ini mengangkut tiga penumpang.

Tiga penumpang tersebut diketahui warga negara asing, yakni Luka Marie (Jerman), Nicholas Alexander (Inggris) dan Donoso Lillo (Chile). Para korban kini sudah dibawa ke RSUD Praya.

Sementara untuk pilot, sudah dibawa ke EOC Terminal Lombok International Airport dalam kondisi selamat. “Kami terus memantau situasi atas insiden jatuh helikopter ini, semua pihak berkoordinasi dalam proses evakuasi,” kata Polana.

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini