Resmi ke Barcelona, Antoine Griezmann Tak Sabar Main Bareng Messi

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Pemain sepak bola Prancis, Antoine Grezmann akhirnya secara resmi merumput ke Barcelona. Perkenalan pertamanya dengan menyambangi Barca Store pada Sabtu waktu setempat 13 Juli 2019. Dalam kesempatan itu, dirinya juga melakukan sesi wawancara dengan Barca TV.

“Saya sangat gembira dan menanti bekerja sama dengan skuat serta bertemu rekan-rekan baru saya. Ini tantangan baru, dengan target-target baru. Saya harap saya bisa melakukannya sebaik yang saya lakukan untuk setiap klub dan negara saya,” ujar Griezmann seperti dikutip dari situs resmi klub.

“La Liga, La Copa, dan Liga Champions… Mereka itulah tujuaan klub dan tujuan saya, dan saya di sini untuk membantu memenangi itu,”.

Pemain berusia 28 tahun ini bakal bermain bersama rekan satu negaranya seperti Samuel Umtiti dan Ousmane Dembele. Namun, lebih dari itu, ia juga berkesempatan bekerja bersama the greatest player of all time, mengacu pada Lionel Messi.

“Saya sangat ingin datang ke sini dan keluarga saya sangat mendukung. Buat saya, Barcelona itu klub besar dan saya berharap bisa membantu untuk tetap menjadi besar atau bahkan menjadikannya lebih besar lagi,” katanya.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini