Harus Ada Aksi Serius, Indonesia Akan Alami Puncak Covid Seperti AS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indonesia sepertinya akan mengalami puncak Pandemi Covid19 seperti Amerika Serikat (AS), menurut Ketua the Infectious Diseases Clinic, University of Maryland, Dr. Faheem Younus, harus ada aksi serius jika sistem kesehatan kita akan kolaps.

Sebab, meski mirip dengan puncak Covid yang dialami AS tetapi, kekurangan Indonesia adalah jumlah testing Covid 20 kali lebih sedikit dari Amerika Serikat.

“Hal itu ditandai dengan angka testing rank secara global di peringkat 159. Artinya kasus sesungguhnya jauh lebih tinggi dari data yang dikumpulkan pemerintah,” ujar Faheem yang dikutip Minggu 4 Juli 2021.

Sementara Presiden Amerika Serikat Joe Biden dikabarkan akan menggelar barbekyu untuk merayakan kemenangan Amerika Serikat melawan Covid19 sekaligus hari kemerdekaan pada Minggu 4 Juli 2021.

Biden dianggap berhasil menarik AS dari bencana pandemi setelah Pemerintah Donald Trump mengabaikan Covid dan mencatat penambahan kasus harian tertinggi mencapai lebih dari 300 ribu kasus.

Meski AS hingga kini masih tercatat sebagai negara dengan kasus Covid19 terbanyak di dunia, tetapi tingkat penularan di negeri itu berangsur turun sejak Joe Biden bekerja sebagai presiden.

Biden langsung fokus menggalakkan kampanye memakai masker dan menggencarkan program vaksinasi Covid19.

Dia juga mendapat persetujuan Kongres menarik dana senilai 1,9 miliar dolar AS setara Rp 27,6 triliun demi menjalankan program perlindungan terhadap kelompok rentan Covid19 dan pemulihan ekonomi.

Namun, banyak pihak yang mengingatkan Biden bahwa target 70 persen memvaksinasi penduduk Amerika Serikat belum tercapai hingga 4 Juli ini.

Biden justru diingatkan terhadap kemunculan varian Delta hasil mutasi Virus SARS-Cov-2 yang pertama kali ditemukan di India.

Pusat Pengendalian dan Penegahan Penyakit AS (CDC) Amerika Serikat melaporkan 6 persen dari seluruh kasus Covid19 aktif di negeri itu adalah varian delta.

rumah sakit di surabaya
Suasana Rumah Sakit di Surabaya yang penuh sesak pasien Covid19. (kabarsurabaya.org)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini