Hadapi Lonjakan Covid-19 Lebih Baik Percepat Cakupan Booster daripada Konsumsi Obat Paxlovid

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Obat Paxlovid yang sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak bisa digunakan dengan alasan kasus harian covid-19 meningkat.

Menurut ahli epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono, hal yang dibutuhkan sekarang adalah tetap membentengi penduduk dengan vaksinasi booster.

“LEBIH BAIK tetap dg vaksinasi sampai booster bisa tekan risiko kena Covid Berat dan Wafat. Paxlovid tidak bisa long covid. Obat2an tidak begitu penting pada pandemi Covid19,” ujar Pandu yang dikutip Selasa 19 Juli 2022.

Saat ini, Indonesia sedang didominasi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang sudah mencapai 81 persen.

Kasus harian pun sudah menyentuh angka 5000 kasus baru dan diprediksi akan terus naik hingga mencapai 20 ribu kasus per hari.

Setelah itu kasus tersebut akan turun lagi secara perlahan hingga melandai.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini