GMC Jabar Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Dukungan terus mengalir deras untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres 2024. Kali ini Generasi muda dan mahasiswa se-Jawa Barat yang tergabung dalam Ganjar Milenial Center (GMC) menyatakan dukungannya.

Koordinator Wilayah GMC Jawa Barat, Muhammad Hamdan mengatakan, milenial lebih suka dengan pemimpin yang merakyat.

“Buat kami, generasi kami, kami tidak melihat pemimpin yang eksklusif. Kami lebih suka melihat sosok ayah Ganjar ini karena dia lebih egaliter dan merakyat,” ujar Hamdan usai deklarasi dukungan terhadap Ganjar Pranowo di Kota Bandung, Minggu 20 Februari 2022.

Dukungan itu juga dilandasi kinerja Ganjar sebagai gubernur Jawa Tengah yang berprestasi dan mau duduk bersama dan berdiskusi dengan masyarakat.

“Kami mendukung karena dia egaliter, mau duduk bareng sama teman-teman di bawah. Selebihnya melihat prestasi beliau juga lumayan, maksudnya dia punya prestasi yang baik di bidang efisiensi anggaran, dan lain sebagainya,” kata Hamdan.

Dirinya mengatakan, GMC akan terus melakukan sosialisasi mengenai dukungan terhadap Ganjar Pranowo kepada pemuda-pemudi di Jawa Barat. Saat ini, banyak kalangan pemuda yang sudah tergabung dalam GMC.

“Kita bakal mendorong wilayah-wilayah lain untuk deklarasi juga, dan segera untuk menentukan sikap bahwa pemuda sekarang waktunya buat kita, sama-sama menentukan sikap, kita harus punya keberanian itu. Sementara ini sudah ada sekitar 150 orang yang tergabung di GMC,” kata dia.

Hamdan berharap dukungan para pemuda di Jawa Barat bisa berpengaruh dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Bahkan, kata Hamdan, pihaknya akan terus berupaya mengawal Ganjar Pranowo jika sudah terpilih.

Selain deklarasi, GMC juga membagikan sembako untuk warga di sekitar kota Bandung. Mereka juga membuat Mural yang menandai keberadaan GMC di Jawa Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pencegahan TPPO di Jogja Diperkuat, Gugus Tugas Dibentuk Kurangi Kasus

Mata Indonesia, Yogyakarta - Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) semakin menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di Kota Yogyakarta. Korban TPPO seringkali berasal dari kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang terjerat dalam kasus perdagangan manusia akibat berbagai faktor risiko.
- Advertisement -

Baca berita yang ini