Gencarkan Vaksinasi, BIN Daerah Kaltara Bersama Dinkes Sasar Wilayah Terpencil

Baca Juga

MATA INDONESIA, TARAKAN–Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Utara (Kaltara) maksimalkan vaksinasi Covid-19 di 3 kabupaten. Selain itu, vaksinasi juga dilakukan bagi masyarakat di wilayah 4T (terpencil, terdalam, terluar dan terjauh).

Kabinda Kalimantan Utara Brigjen TNI Sulaiman mengatakan, Binda Kaltara bersama Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan akan terus menjangkau dan mempermudah akses vaksin terhadap seluruh lapisan masyarakat.

“BINDA Kaltara bersama pemerintah daerah serta stakeholder terkait lainnya untuk terus menjangkau dan mempermudah akses vaksin bagi semua lapisan masyarakat, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil maupun perbatasan atau terluar,” ujar Sulaiman dalam keterangannya, Selasa 15 Maret 2022.

“Pihaknya mengejar cakupan vaksinasi agar cepat memenuhi target, terutama wilayah terpencil. Oleh karena itu, kami mengajak kepada masyarakat Sulut untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi di gerai vaksin yang sudah disediakan,” katanya.

Diketahui bahwa Binda Kaltara bersama Dinkes Bulungan melaksanakan vaksinasi dosis 1 dan 2 di wilayah terpencil Sekatak tepatnya di PT. Pipit Mutiara Indah (PMI) Sekatak, Kabupaten Bulungan dan Puskesmas Atap Sembakung, Nunukan.

Sementara, di wilayah terluar dilaksanakan di perbatasan RI-Malaysia di Puskesmas Sebatu, Puskesmas Sei Taiwan, Sei Nyamuk Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan.

Brigjen TNI Sulaiman meneruskan, mengimbau bagi masyarakat yang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis utama, maka bisa melanjutkan dengan dosis booster. Sehingga herd immunity bisa tercapai dengan baik

Reporter: Puji Christianto 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini