Gempa Bumi di Sumatera Utara juga Dirasakan Warga Malaysia

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUALA LUMPUR Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Pusat gempa berada di darat. BMKG menginformasikan gempa tersebut terjadi pada pukul 12.19 WIB (11/8).

Gempa tersebut ternyata juga dirasakan di beberapa daerah di Kuala Lumpur dan Selangor, Malaysia. Departemen Meteorologi Malaysia dalam akun Facebook-nya mengatakan bahwa gempa yang terjadi pukul 13.19 dengan pusat gempa 18 km tenggara Padang Sidempuan, Indonesia, terjadi pada kedalaman dangkal 19 km.

Departemen tersebut menambahkan bahwa tidak ada ancaman tsunami ke Malaysia setelah gempa. Di kolom komentar Facebook, beberapa netizen mengaku telah merasakan getaran di Lembah Klang.

Seorang pengguna Facebook mengaku merasa unit apartemennya di Seri Kembangan bergetar sesaat setelah adzan Dzuhur. Pengguna lain mengatakan getaran terasa di wilayah Shah Alam, seperti dilansir NST.

Beberapa pengguna lain mengaku merasakan getaran di Putrajaya, Kajang, Pandan Indah, Kota Damansara, serta Cheras. Departemen tersebut juga mengeluarkan formulir online untuk berbagi pengalaman mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini