GBK Rusuh, Begini Cara Aparat Proses Evakuasi Suporter Malaysia

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Stadion Gelora Bung Karno memang rusuh akibat ulah supporter Timnas Indonesia yang memalukan, Kamis 5 September 2019 malam, tetapi supporter Malaysia tetap mendapat perlindungan terbaik dari aparat keamanan Indonesia.

Terbukti hanya ada tiga supporter Malaysia yang terluka. Salah satunya karena terjatuh saat dievakuasi yang mengakibatkan tangannya patah.

Proses evakuasi ratusan warga Malaysia tersebut juga berjalan dengan baik. Mereka diamankan di dalam terowongan bawah tanah stadion dan dijaga ketat aparat keamanan. Video proses pengamanan tersebut diunggah akun twitter @GIBOLoffocial.

Sebelumnya mereka juga dijemput dengan bus-bus khusus dari Bandara Soekarno-Hatta. Perjalanan mereka kembali ke bandara itu juga menggunakan bus yang sama. Menteri Olahraga Malaysia

Hingga kini, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sudah meminta maaf langsung kepada Menteri Olahraga Malaysia Syed Saddiq.

Selain permintaan maaf langsung, Imam juga berencana berkirim surat kepada Pemerintah Malaysia untuk keperluan yang sama sebelum Timnas Indonesia bermain di Malaysia November nanti.

Ini video pengamanan supporter Malaysia Kamis 5 September 2019 malam;

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini