Garuda Indonesia Harus ‘Belajar Lagi’ Menerima Masukan Pelanggan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Video Rius Vernandes soal struk pemesanan makanan ditulis tangan saat di atas pesawat Garuda Indonesia sebelumnya berbuntut pelaporan Garuda Indonesia ke polisi karena dianggap melanggar UU ITE. Namun, kabar terbaru, masalah ini bakal diselesaikan secara kekeluargaan.

Menanggapi hal ini, pengamat penerbangan Marco Umbas mengatakan bahwa seharusnya pihak Garuda Indonesia perlu menerima masukan dari pelanggannya untuk perbaikan perusahaan ke depan.

“Pemegang saham melalui dewan komisaris seyogyanya harus mengingatkan manajemen untuk segera memperbaiki kondisi saat ini, khususnya dalam menghargai setiap masukan dari pelanggannya,” kata Marco kepada Mata Indonesia News, Jumat 19 Juli 2019.

Ketika ditanya lebih lanjut soal pemberian sanksi atau pemecatan atas VP Corsec Garuda Indonesia karena dinilai tak ambil langkah positif atas keluhan pelanggan, Marco menjelaskan bahwa sanksi sosial sebenarnya sudah diberikan oleh netizen kepada Garuda Indonesia.

Marco berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi maskapai pelat merah ini agar selalu positif menanggapi setiap masukan dari pelanggan.

Untuk mengingatkan atau seberapa berat sanksinya bagi manajemen Garuda Indonesia, Marco menyebut itu tergantung dewan komisaris dan pemegang sahamnya.

“Kalau ada kaitan dengan keselamatan dan keamanan penerbangan harus diberikan sanksi berat. Sedangkan ‘kesalahan lain’ tergantung penilaian Dewan komisaris dan pemegang saham,” ujar Marco. (Krisantus de Rosari Binsasi)

 

Berita Terbaru

Apresiasi Aparat Keamanan Tangkap Petinggi OPM Paniai Papua

Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz berhasil menangkap petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) Paniai bernama Petrus Pekei, yang mana pernah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini