Game 3 Final NBA: Heat Bekuk Lakers

Baca Juga

MATA INDONESIA, BAY LAKE – Miami Heat tak mau menyerah begitu saja pada Los Angeles Lakers. Kalah di dua game awal, Heat bangkit dengan meraih kemenangan di game ketiga.

Bertanding di ESPN Wide World of Sports Complex, Senin 5 Oktober 2020 pagi WIB, Heat menundukkan Lakers dengan skor 115-104.

Di laga ini, Jimmy Butler menjadi bintang kemenangan Heat. Dia mencatatkan triple-double dengan menorehkan 40 poin, 11 rebound, dan 13 assist.

Tyler Hero dan Kely Olynyk sama-sama mengemas 17 poin, sementara Duncan Robinson menambahkan dengan 13 poin.

Di kubu Lakers, LeBron James mencatatkan double-double dengan 25 poin dan 10 rebound, tapi tak cukup membawa Lakers meraih kemenangan di game ketiga ini.

Kyle Kuzuma mengemas 19 poin, Anthony Davis dengan 15 poin, dan Markieff Morris mengemas 19 poin.

Game keempat akan digelar Selasa 6 Oktober atau Rabu 7 Oktober WIB. Final NBA menggunakan format the-best-of-seven. Saat ini Lakers unggul dengan skor 2-1.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini