Ga Usah Kemana-mana, Hujan Petir Guyur Jakarta Siang Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gaes, bagi warga Jakarta dan sekitarnya, siang ini ga usah kemana-mana. Selain masih PPKM Ketat sedang diberlakukan di beberapa wilayah di DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakiraan hujan petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur siang dan sore ini.

”Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakbar, Jaktim dan Jaksel pada siang dan sore hari,” tulis BMKG dalam situs resminya, Minggu 11 Juli 2021.

BMKG meminta agar masyarakat di wilayah tersebut untuk waspada.

Berikut prediksi cuaca di Jakarta berdasarkan laman resmi BMKG:

Pagi
Jakbar: berawan
Jakpus: berawan
Jaksel: berawan
Jaktim: berawan
Jakut: gerimis

Siang
Jakbar: hujan petir
Jakpus: gerimis
Jaksel:  hujan petir
Jaktim: hujan petir
Jakut : gerimis

Malam
Jakbar: gerimis
Jakpus: berawan
Jaksel: gerimis
Jaktim: berawan
Jakut: gerimis

Dini hari
Jakbar: berawan
Jakpus: berawan
Jaksel:  berawan
Jaktim: berawan
Jakut:  berawan

Suhu di wilayah Jakarta:  24-32 derajat Celsius.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini