Foto Bareng Felix Siauw, Baim Wong Auto Ditinggal Pengikutnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Karena mengunggah fotonya bersama ustaz yang dikenal sebagai mantan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Felix Siauw, selebriti Baim Wong langsung ditinggalkan pengikutnya. Tagar #ShameOnYouBaimWong pun sempat trending.

Pertama Baim hanya menuliskan pernyataan “Semoga bisa terus belajar dari mereka… ,” begitu komentar Baim yang dikutip Senin 29 Juni 2020.

Tidak perlu waktu berjam-jam para pengikut Baim di instagramnya langsung melakukan unfollow.

“Maaf bang Baim saya UNFOLLOW karena ngajinya sma ustaz HTI. Ustaz NU padahal bnyak. Moga nggak salah jalan ya bang Baim,” begitu pernyataan pemilik akun @muhammadalie_.

Begitu juga pengikut Baim yang menggunakan alamat akun @cuzipung. “Tiba-tiba merasa kecewa. Saat posting bersama presiden di serang kadrun langsung ciut sampai caption diedit dan tutup komen. Masih bisa ditoleran ketika Baim bikin klarifikasi kalau itu haknya untuk menutup komen agar tak bikin gaduh. Tapi sekarang malah posting sama kadrun HTI? Yang jelas-jelas organisasi yang dilarang di Indonesia.”

Sedangkan pemilik akun @alexanderlieagung78 tidak berkomentar banyak. “Ternyata HTI. Block and unscribe.”

Bukan cuma netizen, Nikita Mirzani juga ikut menghakimi. Melalui instagram story -nya, Nikita menulis, “Foto sama pak Presiden indonesia commentnya ditutup. Foto sama Ustad H** yang udah dibubarkan itu comment dibuka.”

Memang Nikita tidak menyebutkan nama Baim, tetapi terkesan kalimat itu ditujukan kepada suami Paula Verhoeven itu. Bahkan tagar #ShameOnYouBaimWong menjadi trending di twitter.

View this post on Instagram

Semoga bisa trus belajar dari mereka..

A post shared by baim wong (@baimwong) on

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini