Formula E Jakarta: Mitch Evans Naik Podium Tertinggi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pembalap Mitch Evans keluar sebagai juara Formula E Jakarta 2022. Di sesi kualifikasi, Evans termasuk empat pembalap tercepat di Grup B.

Dalam balapan yang digelar di Jakarta International e-Prox Cirucit, Ancol, Jakarta, Sabtu 4 Juni 2022, posisi terdepan ditempati Jean-Eric Vergne. Dia tetap memimpin di depan hingga nyaris sepanjang balapan.

Pada menit-menit akhir, Evans mampu melakukan manuver di bagian dalam lintasan dan melewati Vergne. Jelang beberapa lap terakhir, persaingan Evans dan Vergne semakin sengit.

Memasuki lap akhir, Evans berhasil mempertahankan posisinya dari kejaran Vergne. Bukan hanya fokus mengejar Evans, Vergne juga berusaha mempertahankan posisinya agar tak disalip Edoardo Mortara.

Pada akhirnya, Evans menginjkan garis finis pertama kali. Melengkapi podium adalah Vergne dan Mortara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini