Formula E Jakarta Ganti Tempat, tapi Lokasinya Belum Pasti

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Perhelatan Formula E 2022 Jakarta tampaknya bakal berganti lokasi. Artinya, sirkuit tidak akan berada di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berkata, ia berharap kepastian lokasi untuk perhelatan internasional ini segera diputuskan, bila harus dipindah dari Monas. Perpindahan menurutnya, harus dilakukan dengan pengkajian yang tepat.

“Silakan saja dilakukan penelitian pengkajian mana tempat yang terbaik apakah tetap di Monas atau di tempat lain itu diserahkan kepada panitia dengan tim dan ahlinya,” kata Riza, Selasa 23 Maret 2021.

Namun, ia tak mau ikut campur lebih jauh terkait upaya Jakpro untuk mencari lokasi terbaik, gelaran balap mobil listrik ini.

Ajang balap mobil listrik Formula E di Jakarta belum menemui titik terang pelaksanaannya, karena mengalami penundaan sebagai dampak pandemi Covid-19. Ditargetkan, Formula E di Jakarta digelar 2022.

Dalam persiapannya, sejak 2020 lalu Pemprov DKI telah melakukan pengaspalan kawasan Monas. Namun, banyak kritik yang menghujam, karena dianggap telah merusak cagar budaya.

Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai panitia pelaksana kemudian menyampaikan pihaknya masih akan mempertimbangkan lokasi lain untuk ajang balap Formula E.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini