Fix, Timor Leste Lawan Timnas Indonesia di Laga Uji Coba

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Timnas Indonesia mendapat kepastian lawan yang akan dihadapi di laga uji coba internasional (FIFA matchday). Mereka adalah Timor Leste.

Sebelumnya, Bangladesh sepakat menjadi lawan Indonesia di laga uji coba. Tapi, mereka keberatan dengan aturan karantina. Selain itu, ada banyak pemain Bangladesh yang belum vaksinasi kedua.

Akhirnya PSSI menyiapkan Timor Leste sebagai laga uji coba skuat Garuda yang akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada bulan ini.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan laga uji coba melawan Timor Leste harus dimanfaatkan dengan baik oleh Evan Dimas dan kawan-kawan.

“Kami harap pemain terus menunjukkan tren positif seusai euforia Piala AFF 2020 lalu,” kata Iriawan.

“Laga FIFA Match Day ini akan berlangsung dengan sistem bubble dan tentu sebagai persiapan pelatih Shin Tae-yong jelang menghadapi Piala AFF U-23 karena sebagian besar komposisi pemain yang dipanggil adalah pemain muda,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini