Logo
Logo
Logo
  • Home
  • News
  • Viral
  • Kisah
  • Pemilu
  • Gaya Hidup
  • MMI TV
  • Mata Lensa
  • Indeks
    News
    Updated: 13 Juni 2021, 21:56

    Faktor Utama Lonjakan Covid-19 Mobilisasi Masyarakat Saat Liburan

    one
    one
    13 Juni 2021, 21:56
    268
    268
    0
    Bagikan
    Facebook
    Twitter
    Pinterest
    WhatsApp
      Baca Juga
      Cuitan MIDavina G - 18 Maret 2026, 02:40

      MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

      Cuitan MIDavina G - 18 Maret 2026, 01:36

      Pemerintah Kawal Anggaran MBG dari Hulu ke Hilir: Bukti Dana Rakyat Tidak Disia-siakan

      NewsDavina G - 18 Maret 2026, 00:32

      Pemerintah Perketat Pengawasan Anggaran MBG, Pastikan Setiap Rupiah Tepat Sasaran

      one
      one

      MATA INDONESIA, JAKARTA – Faktor utama yang menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19 yakni mobilitas masyarakat, khususnya saat liburan.

      Hal ini diutarakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito. Menurutnya ada lebih dari satu faktor yang membuat lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu belakangan ini. ”Konteksnya dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Teristimewa pada saat liburan. Ini memacu mobilitas masyarakat menjadi semakin tinggi,” kata Ganip dalam siaran YouTube BNPB, Minggu 13 Juni 2021.

      Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ini mengatakan, manusia adalah sarana pembawa virus Covid-19. Oleh karena itu, mobilitas masyarakat dapat memperbesar risiko terjadinya transmisi virus Covid-19 antar-manusia.

      Ganip pun mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. ”Oleh karenanya konsep untuk menggunakan masker, menjaga jarak menghindari kerumunan, mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas ini adalah satu strategi atau cara yang tepat untuk memitigasi lonjakan kasus ini terjadi,” ujarnya.

      Dalam beberapa hari terakhir ini pemerintah mencatat adanya peningkatan kasus harian Covid-19 yang mencapai angka 8.000-an. Pada Kamis 10 Juni 2021, pemerintah mencatat ada 8.892 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pada Jumat 11 Juni 2021 pemerintah mencatat ada 8.083 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.  Kemudian, pada Sabtu 12 Juni 2021 angka penambahan pasien Covid-19 semakin menurun dari hari sebelumnya. Terjadi penambahan 7.465 kasus baru Covid-19 sehingga membuat jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 berjumlah 1.901.490 orang.

      • Tags
      • corona
      • covid-19
      • liburan
      • mobilitas masyarakat
      Bagikan
      Facebook
      Twitter
      Pinterest
      WhatsApp
        Berita Sebelumnya
        Varian Mutasi Corona Sudah Masuk Jepara, Rembang, Grobogan, dan Pati
        Berita Selanjutnya
        Zodiak Karier 14 Juni 2021: Aries Punya Peluang, Taurus Petik Hasil Kerja Keras

        TINGGALKAN KOMENTAR Batal membalas

        Silakan masukkan komentar anda!
        Silakan masukkan nama Anda di sini
        Anda telah memasukkan alamat email yang salah!
        Silakan masukkan alamat email Anda di sini

        Berita Terbaru
        Cuitan MIDavina G - 18 Maret 2026, 02:40

        MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

        Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
        Cuitan MI

        Pemerintah Kawal Anggaran MBG dari Hulu ke Hilir: Bukti Dana Rakyat Tidak Disia-siakan

        Davina G - 18 Maret 2026, 01:36
        News

        Pemerintah Perketat Pengawasan Anggaran MBG, Pastikan Setiap Rupiah Tepat Sasaran

        Davina G - 18 Maret 2026, 00:32
        Cuitan MI

        Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Badai Geopolitik

        Davina G - 17 Maret 2026, 23:24
        Cuitan MI

        Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Geopolitik Global

        Davina G - 17 Maret 2026, 23:20
        - Advertisement -

        Baca berita yang ini

        Pemerintah Perketat Pengawasan Anggaran MBG, Pastikan Setiap Rupiah Tepat Sasaran

        News Davina G - 18 Maret 2026, 00:32

        Jangan Khawatir, Pemerintah Pastikan Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Gejolak Global

        News Davina G - 17 Maret 2026, 22:17

        Danantara Tunjukkan Indonesia Mampu Kelola Kekayaan Sendiri

        News Davina G - 17 Maret 2026, 21:51

        KANAL BERITA

        • Home
        • News
        • Viral
        • Kisah
        • MMI TV
        • Indeks
        • PILKADA
        • MMI TV
        • Gaya Hidup
        • Mata Lensa
        • Cuitan MI

        TENTANG

        • Redaksi
        • Kontak
        • Tentang Minews
        • Pedoman Media Siber
        • Kode Etik
        • Karir

        FOLLOW MINEWS

        FacebookFacebook
        InstagramInstagram
        TwitterTwitter
        YoutubeYoutube
        Logo

        © 2025 MINEWS.ID - Mata Indonesia News

        Sitemap | Kebijakan Privasi | Syarat dan Ketentuan