Eriksen Masuk Daftar Pemain Inter yang Dijual

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Inter Milan mengonfimasi Christian Eriksen masuk dalam daftar pemain yang dijual di bursa transfer Januari. Pemain asal Denmark baru didatangkan Januari lalu.

Sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada Januari lalu, Eriksen sulit mendapatkan kesempatan bermain. Dia gagal mencuri hati pelatih Antonio Conte.

Eriksen lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan atau menjadi pemain pengganti. Sejauh ini pemain berusia 28 tahun itu baru bermain tujuh kali di Serie A dan kebanyakan sebagai pemain pengganti.

Ketua Eksekutif Inter, Beppe Marotta mengonfirmasi bahwa Eriksen masuk dalam daftar jual. Tapi, itu bukan sebagai bentuk hukuman.

“Apakah Morata masuk dalam bursa transfer? Saya bisa katakan, iya. (Direktur Olahraga Inter) Piero Ausilio mengatakan hal ini pekan lalu dan saya bisa menegaskan soal itu,” kata Marotta, dikutip dari Football Italia, Kamis 24 Desember 2020.

“Tapi ini bukan bentuk hukuman. Ini murni karena dia memiliki masalah dalam beradaptasi dengan kehidupan di Inter. Bisa dikatakan dia tak berfungsi dengan baik dalam tim. Tapi ini fakta objektif, yang tak ada hubungannya dengan profesionalisme dia,” ujarnya.

“Walau bagaimana pun, dia berhak mendapatkan kesempatan mencari kesempatan bermain lebih banyak di temapt lain. Dia butuh mencari solusi,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini