Epidemiolog: Indonesia Sedang Alami Kebodohan Komunal bukan Kekebalan Komunal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pakar epidemiologi, Pandu Riono, mutan-mutan virus SARS-Cov-2 penyebab Covid19 akan berjaya karena Indonesia sedang mengalami herdstupidity.

Hal itu diungkapkan Pandu dalam akun media sosialnya dengan komentar, “Indonesia sedang dalam kondisi #herdstupidity.”

Istilah itu tampaknya untuk menggambarkan kondisi berlawanan dari herd immunity atau kekebalan kelompok atau komunal demi memutus mata rantai penularan virus SARS-Cov-2 yang kini sudah banyak bermutasi.

Mungkin istilah herdstupidity itu ditujukan kepada tindakan bodoh masyarakat yang ditunjukkan beberapa hari belakangan. Jadi kemungkinan besar istilah itu bisa diartikan sebagai kebodohan komunal atau kelompok.

Tidak ditunjukkan perilaku masyarakat yang mana istilah itu dibuat, namun jika disimak waktu postingan yang 15 jam lalu sangat pas istilah itu untuk para pemudik sepeda motor yang berramai-ramai menerobos sekat larangan mudik dalam beberapa hari belakangan.

Maka, Pandu mengapresiasi langkah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang langsung menyiapkan fasilitas kesehatan untuk menghadapi kemungkinan lonjakan kasus Covid19 usai Idul Fitri 1442 Hijriah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini