Enggak Mau Divaksin, Bolsonaro Dilarang Masuk Stadion

Baca Juga

MATA INDONESIA, SAO PAOLO – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro mengungkapkan bahwa ia tidak dilarang menyaksikan pertandingan antara Santos dan Gremio. Pasalnya, Bolsonaro belum divaksinasi dan vaksin menjadi syarat wajib untuk masuk ke stadion.

Pertandingan tersebut menjadi yang perdana bagi Santos sejak pandemi virus corona menyerang Brasil. Untuk itu, pihak klub bersikeras hanya akan mengizinkan mereka yang divaksinasi atau mereka yang memiliki tes PCR negatif dapat menyaksikan pertandingan secara langsung.

“Saya ingin menonton pertandingan Santos sekarang dan mereka mengatakan kepada saya bahwa Anda harus divaksinasi. Mengapa?” kata Bolsonaro dalam sebuah video yang diposting di situs portal berita Metropoles, melansir Yahoo News, Senin, 11 Oktober 2021.

Bolsonaro – yang konsisten menolak untuk divaksinasi dan mendorong orang lain untuk mengikuti jejaknya, mengklaim bahwa ia memiliki antibodi karena sudah terinfeksi virus corona.

Sebelumnya, Jair Bolsonaro tidak diizinkan masuk restoran mewah di Kota New York, Amerika Serikat lantaran belum divaksinasi Covid-19. Alhasil, Bolsonaro terpaksa menyantap pizza-nya di trotoar.

Sebelum berangkat ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-76, Bolsonaro menegaskan bahwa sistem kekebalan tubuhnya cukup kuat untuk menangkis virus corona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Rekonstruksi Berkualitas untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pascabencana Sumatra

Oleh : Ricky Rinaldi *)Komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat sekaligusmemperkuat ketahanan wilayah nasional. Penanganan pascabencana yang dilakukanpemerintah tidak lagi sebatas memperbaiki kerusakan fisik yang tampak di permukaan, melainkan diarahkan untuk membangun kembali kawasan yang lebih aman, tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan sebagai prioritas utama dalammenghadapi kompleksitas tantangan kebencanaan nasional.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secaranyata, cepat, dan taktis di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Pemerintah bergerakcepat memastikan pemulihan rumah warga, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hinggaakses transportasi utama dapat segera dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama beradadalam kondisi kerentanan pascabencana. Presiden juga menekankan pentingnya akselerasipembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar agar roda kehidupan sosial masyarakatdapat kembali berjalan normal dan aman. Langkah cepat yang terintegrasi ini memperolehapresiasi luas karena menunjukkan keberpihakan negara yang konkret terhadap kebutuhanrakyat di tengah situasi sulit.Keseriusan pemerintah ini kini diperkuat oleh langkah nyata yang sangat signifikan di tingkatregulasi dan pendanaan. Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui anggaran rehabilitasidan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dengan nilai fantastis mencapai Rp100 triliun. Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskanbahwa induk penganggaran tersebut telah sesuai dengan rencana induk (masterplan) yang disetujui oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini