Edan! ‘Kuda Hitam’ Atalanta Cukur Valencia 4-1

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Tim kuda hitam asal Italia, Atalanta menghabisi Valencia tanpa ampun dengan skor 4-1 dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di San Siro, Kamis 20 Februari 2020 dinihari WIB.

Bertindak sebagai tuan rumah, Atalanta sempat cukup kerepotan dengan dominasi permainan Valencia. Namun, penguasaan bola Valencia tak berlangsung lama, Atalanta bangkit menyerang.

Tuan rumah akhirnya mencetak gol pada menit ke-16 melalui tendangan kaki kanan Hans Hateboer. Keunggulan bertambah pada menit ke-42 kala Josip Ilicic melakukan tendangan keras ke sudut kanan gawang Valencia. Turun minum, skor 2-0 untuk Sang Dewi.

Babak kedua, Atalanta tampil lebih ganas lagi, dengan menggempur pertahanan Valencia dari dua sisi sayap. Gol ketiga tercipta pada menit ke-57 melalui sepakan fantastis Remo Freuler dari luar kotak penalti.

Atalanta semakin percaya diri setelah Hans Hateboer mencetak gol keempat pada menit ke-62. Berawal dari skema serangan balik cepat, Hateboer berlari cepat dari sisi kanan menuju ke pertahanan. Dia pun berhasil menaklukkan penjaga gawang Valencia lewat tendangan kaki kanannya.

Los Che berusaha mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-66 Valencia mencetak gol lewat tendangan kaki kiri Denis Cheryshev dari luar kotak pinalti.

Tak ingin beban Valencia berat pada leg kedua, mereka terus menekan tuan rumah. Namun hingga pertandingan usai skor berakhir 4-1 atas kemenangan Atalanta. Valencia membutuhkan kemenangan 3-0 pada leg kedua untuk bisa melaju ke perempat final.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini