Diserbu Pedagang Kota Lain, Stok Kedelai di Yogyakarta Kosong

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Stok kedelai di Yogyakarta saat ini kosong sejak beberapa hari lalu, akibat diserbu pedagang dari kabupaten lain.

Hal itu diungkapkan epala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Riswanti, Rabu 16 Februari 2022.

“Terutama di Pasar Beringharjo yang menjadi tempat ‘kulakan’ (transaksi). Banyak yang mengalihkan pembelian ke pasar ini saat kedelai di kabupaten lain mulai kosong atau harganya naik,” kata Risna.

Menurutnya, pedagang kedelai di Yogyakarta tidak pernah menaikkan harga jual meski komoditas sedang langka di pasaran.

Harga jual kedelai impor di pasar tradisional Yogyakarta tetap Rp 12.000 per kilogram dan kedelai lokal Rp 16.500 per kilogram.

Menurutnya, konsumsi kedelai di Kota Yogyakarta tidak terlalu besar karena jumlah perajin tahu dan tempe di kota tersebut juga sedikit.

Hal itu yang membuat pedagang kedelai atau pengusaha tahu/tempe dari luar Yogyakarta menyerbunya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hasil Sidang Sengketa Pilpres Ditolak MK, Bukti jadi Alasannya tapi Hakim Tak Terapkan Etika Hukum

Mata Indonesia, Yogyakarta - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada sidang putusan sengketa hasil Pemilihan Umum (PHPU) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024, Senin (22/4/2024), menolak permohonan dari paslon nomor urut 01 dan 03. MK menyatakan bahwa permohonan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD tak memiliki dasar hukum yang cukup.
- Advertisement -

Baca berita yang ini