Dipecudangi Chelsea, Arsenal Ukir Rekor Buruk

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDONArsenal mengukir rekor terburuk sepanjang sejarah klub usai dikalahkan Chelsea 0-2. Pelatih Mikel Arteta tetap optimistis dengan timnya.

Berlaga di Stadion Emirates, Minggu 22 Agustus 2021 malam WIB, Arsenal tampil di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Mayoritas pemain yang dimainkan tampil tidak meyakinkan.

Arsenal kebobolan dua gol melalui Romelu Lukaku dan Reece James. Ini kekalahan beruntun Meriam London setelah di pekan perdana Liga Premier Inggris kalah 0-2 dari Brentford.

Kalah dua kali beruntun di dua laga perdana Liga Inggris dan gagal mencetak gol adalah catatan terburuk sepanjang sejarah klub. Mereka tak pernah merasakan hal ini sebelumnya selama 117tahun.

“Saya rasa sepanjang sejarah klub belum pernah merasakan tantangan seperti ini, kami harus menghadapi tantangan. Liga atau klasemen tidak ditentukan di Agustus. Hal terburuk yang Anda bisa lakukan saat ini adalah menyerah. Tapi kami takkan melakukan itu,” ujar Arteta, dikutip dari BBC, Senin 23 Agustus 2021.

“Intinya sepak bola adalah hasil akhir. Kami di sini untuk menang. Kami ingin memberikan sesuatu kepada fans setelah lama tak tampil di hadapan mereka, tapi kami mengecewakan mereka,” katanya.

“Jujur, saya pikir Chelsea tampil lebih baik dan pantas menang. Mereka menunjukkan bahwa mereka adalah juara Liga Champions,” ungkapnya.

Hasil dua kekalahan yang diderita Arsenal membuat mereka duduk di peringkat 19 dengan poin nol dan belum mampu mencetak gol.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini