Dimaksudkan untuk Membunuh Anjing, Kue Beracun Malah Dimakan Balita 2 Tahun

Baca Juga

MATA INDONESIA, MEXICO CITY – Seorang balita berusia 2 tahun di Meksiko meninggal dunia secara tragis usai menelan kue beracun. Diyakini, kue beracun tersebut dimaksudkan untuk membunuh anjing.

Menurut laporan The Sun, balita malang bernama Heidy Valeria itu tinggal di dekat Guadalajara di Tototlan. Heidy kemudian dilarikan ke rumah sakit setempat setelah mengalami dua serangan pernapasan yang diduga disebabkan oleh kue beracun pada 1 Februari.

Setelah dua hari berjuang untuk hidupnya, Heidy kecil meninggal dunia. Namun, pejabat di daerah tersebut, Epigmenio Carrillo, mengatakan bahwa penyebab kematiannya belum jelas dan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Banyak warga Tototlan memposting di jejaring sosial, Facebook bahwa Heidy secara tidak sengaja diracun.

“Yang benar adalah, berita itu telah mengejutkan seluruh kota. Faktanya, media sosial meledak ketika diketahui apa yang telah terjadi,” kata seorang penduduk setempat, melansir New York Post.

Berita kematian Heidy menyebar dengan cepat dan menarik perhatian Arturo Islas Allende, seorang aktivis dan influencer Meksiko.

“Kami kehilangan Valeria, kami kehilangan seorang gadis berusia 2 tahun, karena beberapa karakter tidak bermoral yang melemparkan kue beracun di Tototlan, Jalisco. Orang-orang itu harus di penjara,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini