Diduga Peserta Reuni 212, Sebuah Sedan Hancur Berantakan Tabrak Separator Jelang Monas

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Kecelakaan tunggal diduga melibatkan sedan peserta reuni 212 terjadi di Jalan Biak, Jakarta Pusat. Dugaan itu diperkuat dengan bendera hitam dan putih bertuliskan huruf Arab menempel pada badan kendaraan.

Mengingat hasil tabrakan, kemungkinan besar pengemudinya melarikan kendaraan tersebut dalam kecepatan tinggi.

Hal tersebut terlihat dari bagian depan sedan yang mirip dengan merek Nissan Sunni itu hancur dan kaca depan pecah berantakan.

Hingga kini belum ada kabar lanjutan perihal kecelakaan tersebut, sedangkan Polda Metro Jaya hanya membuat status di akun twitternya, “06:07, kecelakaan sedan menabrak pembatas di Jalan Biak Jakarta Pusat dan masih penangangan Polri.”

Hingga Polda Metro Jaya menjelaskan kecelakaan tersebut masih dalam proses kepolisian namun identitas dan kondisi korban belum diketahui pasti.

Seperti diketahui Reuni 212 diselenggarakan sejak pagi hingga menjelang Senin 2 Desember 2019 siang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini