Derby Jatim di Final Piala Presiden, Persebaya vs Arema

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Final Piala Presiden 2019 sepertinya akan menjadi pertandingan yang super panas. Soalnya, kedua klub yang akan bertemu di final adalah dua raksasa Jawa Timur, yakni Persebaya Surabaya dan Arema Malang.

Dalam Derby Jatim itu, berdasarkan hasil undian di Kantor PSSI pada Sabtu 6 April 2019 malam, Persebaya akan menjadi tuan rumah pada leg pertama.

Partai final leg pertama akan diselenggarakan pada 9 April 2019 mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dilanjutkan leg kedua dengan Arema sebagai tuan rumah pada 12 April 2019 mendatang di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Persebaya berhasil melaju ke babak final setelah menekuk Madura United di kandang sendiri dengan skor akhir 3-2. Sebelumnya, Persebaya juga sudah mengantongi kemenangan agregat 1-0 atas Madura United pada laga pertama yang berlangsung di Surabaya.

Sementara Arema FC telah lebih dulu mendapatkan tiket ke babak final usai menekuk Kalteng Putra di kedua laga dengan skor 3-0, baik saat bermain kandang maupun tandang.


Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini