Datang ke Mimika, BIN Beri Vaksinasi untuk 235 Orang

Baca Juga

MATA INDONESIA, MIMIKA – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua atau Binda Papua kembali melaksanakan vaksinasi massal di Kabupaten Mimika. Markus selaku Ketua tim vaksinator mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Kegiatan vaksinasi berlangsung di 2 lokasi yaitu Rumkitban Trikora dan Dinas Kesehatan Mimika tersebut diikuti oleh 268 masyarakat Mimika.

“Masyarakat yang divaksin hari ini rinciannya 235 orang dimana tahap 1 sebanyak 142 orang dan tahap 2 sebanyak 126 orang,” katanya, Senin 29 November 2021.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang hadir untuk menerima vaksinasi. Menurutnya, kegiatan ini akan terus dilakukan agar kekebalan bersama untuk masyarakat Mimika dapat segera terbentuk.

Markus pun mengimbau agar masyarakat dan pelajar tetap mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi walaupun sudah divaksin.

“Tujuannya untuk menjaga diri dan keluarga dari paparan corona,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini